Dashboard ini membaca data AR_HANSEN_LOSS_SUMUT_2025 untuk merangkum total loss forest, kabupaten/kota prioritas, status kawasan dominan, dan konsentrasi kehilangan hutan yang paling penting untuk advokasi publik.
Total area kehilangan hutan yang terbaca dari seluruh record valid.
Jumlah kabupaten/kota yang memiliki catatan kehilangan hutan.
Kabupaten/kota dengan luasan loss forest terbesar.
Status kawasan dengan kontribusi loss forest terbesar.
Ranking kabupaten/kota membantu menentukan wilayah prioritas respons, sementara komposisi status kawasan membantu membaca konteks tata kelola. Dashboard ini menaruh dua sudut baca itu berdampingan agar data spasial lebih mudah dipakai untuk briefing publik dan advokasi.

Empat visual berikut memakai ringkasan yang dihitung dari shapefile Hansen: ranking kabupaten/kota, komposisi status kawasan, konsentrasi kumulatif, dan perbandingan status 2021 ke 2025.
Wilayah administrasi yang menyumbang luasan kehilangan hutan tertinggi pada dataset 2025.
Menunjukkan apakah kehilangan hutan lebih banyak berada di APL, kawasan produksi, konservasi, atau status lain.
Semakin cepat garis naik, semakin terkonsentrasi loss forest pada sedikit kabupaten/kota prioritas.
Membaca konteks status kawasan pada area yang masuk sebagai loss forest Hansen 2025.
Daftar ini membantu membaca wilayah mana yang perlu menjadi fokus audit spasial, komunikasi publik, dan verifikasi lapangan lanjutan.
Memuat insight dari dataset Hansen loss 2025.
Tabel ini memakai total luas_ha per WADMKK. Status dominan menunjukkan status kawasan yang paling besar kontribusinya dalam tiap kabupaten/kota.
| Peringkat | Kabupaten/Kota | Total Loss Forest | Kontribusi | Status Dominan |
|---|---|---|---|---|
| Memuat data Hansen loss 2025... | ||||
© 2026 Green Justice Indonesia - Hutan Sumut. Semua hak cipta dilindungi.
Statistik disusun untuk komunikasi publik dan dukungan advokasi berbasis data.