Kanopi hutan Sumatera Utara
Peta Hutan Sumatera Utara

Halaman input peta untuk membaca Sumut dan Taman Nasional Gunung Leuser dengan lebih terarah.

Lanskap pantau utama 2 wilayah Sumatera Utara dan TN Gunung Leuser sebagai fokus awal pembacaan.
Layer tematik 5 layer Batas provinsi, kabupaten, kawasan hutan, KEL, dan TNGL dapat dibaca terpisah.
Titik input demo 5 titik Contoh catatan lapangan indikatif yang bisa diganti data riil.
Mode pembacaan 1 dashboard Dibuat untuk publik, media, dan tim advokasi sekaligus.

Peta Interaktif Status Hutan Sumatera Utara.

Laman ini berisi tentang data dan informasi status kawasan hutan Sumatera Utara dan perubahan tutupan lahan hasil analisis spasial tahun 2025 dan 2026.

Administrasi2 layer

Batas provinsi dan kabupaten/kota membantu pembacaan konteks wilayah Sumatera Utara.

Kawasan Hutan5 kelas

Status kawasan hutan 2025 divisualkan sesuai klasifikasi utama pada data SHP.

Kawasan Leuser2 overlay

KEL Sumut-SK dan zonasi TNGL ditampilkan sebagai lapisan tematik utama.

Mode Baca1 dashboard

Seluruh peta disusun agar konsisten dengan tampilan peta utama di halaman depan.

Base map: OSM + Satelit Mode Fokus: Wilayah Kerja YOSL-OIC Sub Lanskap Pantai Timur Leuser
Mode atlas aktif: layer vektor tematik disusun untuk memudahkan pembacaan wilayah kerja dan lokasi prioritas.

Luas kawasan per status

Memuat ringkasan hektar seluruh Sumatera Utara.

Seluruh Sumut
- Total luas terhitung
- Jumlah status tampil
Ringkasan luas status kawasan akan muncul di sini.

Loss forest Hansen 2025

Memuat ringkasan kehilangan hutan per kabupaten/kota.

Seluruh Sumut
- Total loss forest
- Kabupaten/kota tampil
Ringkasan loss forest Hansen akan muncul di sini.

Legenda dan cara baca layer

Batas Provinsi Sumatera Utara
Kawasan hutan 2025 dan kelas tutupan utama
Hansen kehilangan hutan Sumut 2025
Outline KEL Sumut-SK tanpa fill
Overlay zonasi TNGL berwarna ungu

Arah pembacaan yang disarankan

Mulai dari skala Sumatera Utara untuk melihat distribusi tekanan. Setelah itu, pindah ke Taman Nasional Gunung Leuser untuk menilai kedekatan hotspot terhadap kawasan inti, penyangga, dan area restorasi. Pendekatan ini membuat peta lebih berguna untuk komunikasi publik maupun briefing kebijakan.

Zona Prioritas

Wilayah yang paling penting dibaca bersama layer peta.

Kartu wilayah ini membantu menjelaskan kenapa satu lokasi penting, apa tekanannya, dan intervensi apa yang paling masuk akal untuk dibahas.

Taman Nasional Gunung Leuser

Kawasan inti dan penyangga yang relevan untuk membaca hubungan antara perlindungan habitat, tekanan pembukaan lahan, dan restorasi koridor.

Langkat - Bukit Lawang

Pintu masuk pembacaan publik yang baik karena dekat dengan lanskap Leuser dan mudah diterjemahkan sebagai narasi perlindungan kawasan.

Batang Toru

Wilayah krusial untuk memadukan isu tutupan hutan, fragmentasi habitat, dan kebutuhan restorasi yang lebih strategis.

Tabel Pantau

Daftar area yang bisa diprioritaskan untuk tindak lanjut.

Tabel ini menyambungkan peta ke pembacaan operasional: isu dominan, urgensi, dan jenis aksi lanjutan yang bisa dibahas bersama tim lapangan.

Wilayah Isu Dominan Status Aksi Lanjutan
Tepi TNGL - Langkat Deforestasi dekat penyangga kawasan Tinggi Validasi lapangan dan overlay dengan jalur akses baru.
Pesisir Timur Sumut Ekspansi sawit dan perubahan tutupan Sedang Bandingkan dengan sempadan sungai dan area lindung sekitar.
Batang Toru Koridor habitat dan restorasi prioritas Peluang Intervensi Perkuat pembacaan konektivitas dan survival rate area pulih.
Green Justice Indonesia Hutan Sumut

© 2026 Green Justice Indonesia - Hutan Sumut. Semua hak cipta dilindungi.

Peta disusun untuk komunikasi publik dan input pantauan berbasis lokasi.