Green Justice Indonesia (GJI) adalah lembaga independen yang bekerja di persimpangan ilmu pengetahuan, kebijakan, dan pemberdayaan masyarakat. Melalui inisiatif Hutan Sumut, kami mendorong tata kelola lingkungan yang adil, perlindungan keanekaragaman hayati, dan keputusan publik berbasis bukti.
GJI bekerja untuk memastikan bahwa perlindungan ekosistem, hak komunitas lokal, dan kualitas kebijakan publik bergerak ke arah yang sama. Fokus kami tidak hanya pada kritik kebijakan, tetapi juga penyusunan jalan keluar yang operasional dan bisa dijalankan lintas pihak.
Think tank independen yang menggabungkan riset, advokasi, dan komunikasi publik untuk isu lingkungan strategis.
Berbasis di Medan, dengan fokus utama pada bentang alam Sumatera Utara dan wilayah yang berkaitan langsung dengan dinamika hutan.
Komunitas lokal, publik luas, pembuat kebijakan, media, dan mitra sipil yang membutuhkan rujukan berbasis bukti.
Melalui data, pemetaan, dialog multipihak, pendampingan narasi kebijakan, dan penguatan kapasitas lokal.
Dalam banyak kasus, persoalan lingkungan bukan karena tidak ada data, tetapi karena data tidak terhubung dengan proses keputusan. GJI membangun jembatan itu: dari temuan lapangan, analisis spasial, hingga advokasi kebijakan yang dapat dipahami publik dan dipakai pengambil keputusan.

Terwujudnya tata kelola sumber daya alam yang adil, transparan, dan berbasis ilmu pengetahuan untuk menjamin keberlanjutan ekosistem dan martabat masyarakat.
Menganalisis perubahan tutupan hutan, dinamika penggunaan lahan, dan implikasinya terhadap keberlanjutan ekosistem.
Menghubungkan isu keanekaragaman hayati dengan konteks sosial-ekonomi dan tata kelola wilayah.
Mendorong pemulihan ekosistem yang bukan hanya luasannya bertambah, tetapi juga fungsi ekologisnya pulih.
Penguatan jaringan kerja riset dan advokasi lingkungan di Sumatera Utara.
Mulai mengembangkan pendekatan visual data untuk memperkuat komunikasi kebijakan.
Memperluas kerja bersama komunitas, organisasi sipil, akademisi, dan mitra kebijakan.
Menghadirkan peta, statistik, dan newsroom sebagai ruang kerja dan ruang belajar publik.
Setiap klaim publik harus ditopang data dan penalaran yang dapat diuji.
Kebijakan lingkungan harus mempertimbangkan dampaknya pada kelompok rentan dan komunitas lokal.
Perubahan besar hanya mungkin jika lintas aktor dapat bekerja dengan tujuan yang sama.
Proses, asumsi, dan batasan analisis perlu dikomunikasikan secara jernih kepada publik.
| Unit kerja | Fokus utama | Luaran kunci |
|---|---|---|
| Riset dan analisis | Analisis kebijakan, spasial, dan isu lingkungan strategis. | Policy brief, catatan analisis, dan rekomendasi berbasis bukti. |
| Advokasi dan kemitraan | Fasilitasi dialog lintas pihak dan penguatan agenda kolaboratif. | Forum multipihak, agenda tindak lanjut, dan penguatan jejaring. |
| Komunikasi publik | Penerjemahan isu kompleks menjadi informasi yang mudah dipahami. | Newsroom, dashboard tematik, dan materi literasi publik. |
Untuk kolaborasi program, diskusi riset, atau tindak lanjut kebijakan, silakan hubungi tim Green Justice Indonesia.
Jika Anda dari komunitas, media, akademisi, atau institusi publik, kami terbuka untuk kolaborasi berbasis data yang memperkuat keadilan ekologis di Sumatera Utara.
© 2026 Green Justice Indonesia - Hutan Sumut. Semua hak cipta dilindungi.
Halaman ini menyajikan profil institusi untuk kebutuhan informasi publik dan kolaborasi.